News Anne Yuniarti Siap Perjuangkan Kebutuhan Atlet Tinju di Kota Tasikmalaya

Anne Yuniarti Siap Perjuangkan Kebutuhan Atlet Tinju di Kota Tasikmalaya

Sisiusaha (29/3)

Merespon aspirasi dari Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Tasikmalaya, Calon Legislatif DPRD Kota Tasikmalaya Dapil 1 dari Partai Nasdem, Anne Yuniarti, berjanji akan mewujudkan kebutuhan-kebutuhan yang terkait dengan kemajuan olahraga di Tasikmalaya, khususnya cabang olahraga tinju.

Menurutnya, sebelum atlet bisa berkompetisi secara maksimal, mereka harus diberikan sarana dan prasarana yang layak. “Hal ini tidak hanya berlaku di tinju saja, tapi juga di semua cabang olahraga. Kita ini harus memberikan fasilitas latihan yang baik agar suasana latihannya pun baik,” jelas Anne.

Anne merasa, jika ia terpilih sebagai anggota DPRD Kota Tasikmalaya, tidak sulit untuk membantu sarana dan prasarana bagi petinju di Kota Tasikmalaya. Setidaknya alat latihan seperti samsak dan sarung tangan tinju bisa diberikan langsung setelah dirinya terpilih.

Anne sangat mengapresiasi anak-anak muda yang fokus untuk menjadi petinju. Mereka rela menghabiskan waktu untuk berlatih keras agar mereka bisa berkompetisi dan membanggakan Tasikmalaya.

Senada dengan keinginan Pertina Kota Tasikmalaya, Anne juga ingin menjadikan tinju sebagai salah satu ekstrakulikuler di institusi pendidikan, supaya sejak dini para calon atlet ini bisa dilatih dan nantinya akan berkembang menjadi atlet professional.

“Saya sepakat. Pemerintah Kota Tasikmalaya harus mulai serius mengakomodir kebutuhan atlet-atlet Tasikmalaya. Selama ini sepertinya Pemerintah belum begitu serius menjalankan program keolahragaan, dan tinju secara khusus. Atlet-atlet ini kan ketika berkompetisi mereka bawa nama Tasikmalaya, jadi ya harus kita dukung kebutuhannya, karena nanti jika mereka menang kan tasikmalaya juga yang bangga,” jelas Anne.

Selain masalah sarana dan prasarana, Anne juga akan memperjuangkan kesejahteraan atlet. “Biarkan mereka fokus berlatih dan berkompetisi. Masalah kehidupan biar Pemerintah tanggung,” kata Anne. Nantinya, para atlet berprestasi bisa mengambil jalur prestasi untuk mendapatkan jabatan di sektor PNS.

Kalau mereka sudah jelas mendapatkan pekerjaan untuk kehidupan mereka setelah pensiun, maka para atlet ini tidak perlu pusing lagi memikirkan pekerjaan setelah mereka pensiun. Selain adanya bonus, mereka akan mendapat gaji bulanan atas jabatannya sebagai PNS. “Ini juga hal yang menjadi fokus saya nanti. Terkadang atlet hanya dipuja saat menang kejuaraan besar, tapi tidak banyak yang memikirkan bagaimana kehidupan mereka ketika telah pensiun nanti,” pungkas Anne. (WeBe)   

 

Berita Terkait: 

Pertina Kota Tasikmalaya Inginkan Tinju Masuk Ekstrakulikuler Sekolah

        

Rekomendasi

Baca Juga