News UMK Karawang Dinilai Memberatkan Perusahaan

UMK Karawang Dinilai Memberatkan Perusahaan

Sisiusaha (8/12)

Berdasarkan catatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Upah Minimum Kabupaten (UMK) Karawang mencapai Rp 3.919.292,19. Jumlah tersebut ternyata dinilai memberatkan banyak perusahaan.

Perusahaan yang paling kena dampaknya adalah perusahaan padat karya, dimana banyak dari perusahaan tersebut tutup karena tidak bisa membayar gaji pegawainya. Sehingga, terjadi banyak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Setidaknya, dalam setahun terakhir, menurut Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, ada PHK sebanyak 22 ribu. “PHK sebanyak 22 ribu ini kami hitung sejak 2017 hingga 2018,” terang Suroto, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang.

Tahun 2019 dianggap akan menjadi lebih berat. Hal tersebut dikarenakan, pada tahun depan UMK naik menjadi Rp 4.234.010,27. Menurut Suroto, sebagai solusi, pihaknya akan melatih kewirausahaan bagi para buruh/pegawai yang menjadi korban PHK.

“Kita mencoba meminimalisasi angka pengangguran, karena dampak perusahaan yang gulung tikar,” ucap Suroto.

Nantinya, para buruh/pegawai akan dilatih kewirausahaan pada empat bidang kerja yaitu otomotif, las, sepeda motor, dan garmen. (WeBe)  

 

Sumber: Antara

Foto: Elshinta

Rekomendasi

Baca Juga